Odds Desimal: Cara Hitung Payout Paling Cepat
Format odds desimal paling gampang karena langsung menunjukkan total pengembalian (modal + profit). Rumusnya simpel: Taruhan × Odds = Total Payout. Contoh: kamu pasang 100.000 di odds 1.85, maka payout total = 100.000 × 1.85 = 185.000. Berarti profit bersihnya 85.000. Dengan cara ini, kamu bisa cepat menilai apakah odds yang ditawarkan terasa “sepadan” dengan peluang yang kamu yakini dari analisis pertandingan.
Odds Fraksional: Kenali Rasio Untungnya
Odds fraksional biasanya tampil seperti 5/2, 7/4, dan sejenisnya. Cara bacanya: angka kiri dibanding angka kanan adalah profit terhadap modal. Contoh 5/2 berarti setiap modal 2, profitnya 5 (payout total tetap = modal + profit). Kalau kamu pasang 100.000 pada 5/2, profitnya = (5 ÷ 2) × 100.000 = 250.000, sehingga payout total = 350.000. Format ini kelihatan “jadul”, tapi justru enak untuk melihat seberapa “tebal” keuntungan relatif terhadap modal.
Odds Amerika: Bedakan Minus dan Plus Biar Tidak Salah Tafsir
Odds Amerika memakai tanda minus (-) atau plus (+). Angka minus (misal -150) umumnya berarti tim favorit:
kamu harus mempertaruhkan 150 untuk profit 100. Angka plus (misal +200) berarti underdog: modal 100 bisa profit 200. Cara cepatnya begini: minus = butuh modal lebih besar, plus = potensi profit lebih besar. Dari sisi E-E-A-T, pemahaman format odds ini adalah dasar literasi taruhan yang dipakai luas di berbagai sportsbook jadi bukan “rumus rahasia”, melainkan keterampilan wajib agar kamu tidak salah hitung sebelum pasang. Kalau sudah paham tiga format ini, keputusan taruhan olahraga akan terasa lebih cerdas, terukur, dan jauh lebih minim salah langkah.